12
Apr
06

Makna Sebuah Perpisahan

Makna Sebuah Perpisahan
Sekaligus refleksi perpisahan dengan tahun 2005

“…….Biarlah Sang Waktu Menjaga Cintamu ………!
……..Perpisahan ini hanya Tuk Sementara ….
……….Berharap Engkau Kembali……!!!!!

Tanpa ingin mencari-cari sebuah perumpamaan , ataupun pemaknaan lain atas apa yang terjadi, potongan lagu ini harus saya kutip.

Ini hanya sebuah Kebetulan, saat saya ingin menuliskan apa yang mungkin saja anda sedang baca ini, atau kemungkinannya suatu saat terbaca oleh anda ( ehm, saya selalu yakin bahwa ini akan terbaca oleh anda ), lagu ini mengalun.

Begitu kebetulan , begitu tepat atau lebih tepatnya lagi begitulah adanya . Bahwa ini semua jauh dari apa yang diistilahkan dengan direncanakan .
Dan inilah yang terjadi atas diri saya, atau tepatnya diri saya dan anda. Saya harus berterima Kasih pada Ari Lasso yang telah muncul dengan lagu perbedaan. Bukan apa-apa, karena sebelumnya, saya sendiri merasa tidak menemukan satu entry point untuk menggambarkan, atau tepatnya menjelaskan atas apa yang telah terjadi .

Meski sebuah penjelasan secara esensi berbeda dengan jawaban , namun banyak persoalan yang justru terjawab melalui sebuah penjelasan . Tapi kamu pasti mengkritik , apa lagi yang perlu dijelaskan , apa lagi yang menanti jawaban , apa lagi yang belum jelas , apa lagi ………!!!!!!!!!! Cukup …. Cukup , bahkan hanya membayangkannya saja engkau berkata begitu , saya telah panik sendiri , paranoid , dan tidak ingin mendengarnya . Mungkin ini berarti bahwa saya sendiri telah mengerti , atas apa yang selama ini selalu saya coba untuk tidak mau mengerti – tentang perubahan sikapmu atas saya .

Saya mengerti , bahkan saat engkau memilih tidak memberikan sebuah alasan apapun atau dengan kata lain tidak ikut campur untuk memberikan pengertian itu kepada saya , saya telah mengerti ………….
Namun kenapa ini saya lakukan ? Kenapa saya mencoba memberi penjelasan ? Kepada siapa sebenarnya Penjelasan ini ? Kenapa , mengapa dan bagaimana ………..?
Tidak!! Ini bukan untuk siapa-siapa ! ini hanyalah untuk diri saya sendiri , yang selalu bertanya kepada diri saya pula sendiri , atas apa yang selalu menjadi pertanyaan saat saya sedang sendiri !!!!!!!! Jadi ini hanyalah sebuah…… …….Solilokui . Karena itu, tidak perlu dijelaskan disini !!!!!!!!!

Makassar, Desember 2005.


2 Tanggapan ke “Makna Sebuah Perpisahan”


  1. 1 dini
    Mei 4, 2006 pada 1:42 am

    Ternyata bisa nulis romantis juga…

  2. 2 anita
    Mei 4, 2006 pada 1:55 am

    lagi patah hati ya….?


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.